GEPAKO DIY: Basmi Komunis dan Segala Anasirnya!

share on:
Pernyataan Kesiapsiagaan GEPAKO untuk membasmi komunis di bumi NKRI || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Aksi anti komunisme terus meruak di berbagai daerah, termasuk di Yogyakarta. Kali ini giliran Gerakan Pasukan Anti Komunis (GEPAKO) menegaskan sikapnya untuk membela dan mepertahankan Pancasila sebagai Dasar dan Idiologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami siap pula untuk membasmi komunis dan berbagai anasir-anasir yang berupaya membangkitkan kembali komunisme di Indonesia,” tegas Panglima GEPAKO yang juga Anggota DPR RI, Drs H Gandung Pardiman MM, di Gandung Pardiman Center (GPC) usai pelantikan pengurus kabupaten dan kota, di Karang Tengah Imogiri Bantul DIY, Minggu (28/6/2020).

Deklarasi anti komunis ini diikuti oleh para Komandan dan pengurus GEPAKO Kota dan Kabupaten se-DIY serta disaksikan oleh ribuan massa partai Golkar.

Dalam deklaraisi ini antara lain disebutkan bahwa reformasi 22 tahun yang lalu adalah sebuah gerakan yang lahir sebagai Pembela Pancasila, nasionalis sejati anti ekstrim kiri, ekstrim kanan dan paham-paham lainnya seperti Komunisme, Marxisme, Leninisme, liberalisme, kapitalisme, individualisme, radikalisme maupun khilafah. 

Sejak maraknya perdebatan dan pertentangan gagasan dan aspirasi akibat munculnya Rancangan Undang–Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), GEPAKO terusik dan merasa bahwa ada pihak–pihak yang ingin mengutak atik Ideologi Pancasila, ingin memeras sila–sila Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila.

Menyikapi hal–hal tersebut, GEPAKO menyatakan sikapnya sejalan dengan sikap ormas Tri Karya Pendiri GOLKAR (MKGR, KOSGORO 1957, SOKSI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan 2 ormas Islam berbasis massa besar yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama) maka GEPAKO menolak secara tegas Rancangan Undang Undang itu.

"Intinya bahwa GEFAKO siap mempertahankan Pancasila, agar jangan sampai ada pihak manapun yang akan mengutak-atik. Bila ada, kita siap menolak memberantas dengan tegas. Dalam hal ini GEFAKO percaya dan berharapkan bahwa TNI dan Polri juga bersikap tegas untuk menindaknya demi keutuhan Pancasila dan Negara RI,” seru Gandung didampingi Komandan GEPAKO Kabupaten Bantul H Suryono SM, Kulonprogo Sukardi SPd, Sleman Dian Wijaya Sugiarto dan Kota Yogayakarta Benny W.

Usai pelantikan dan deklarasi anti komunis, Komandan GEPAKO Kabupaten Bantul, H Suryono SM mengatakan, pihaknya (para pengurus dan anggotanya) siap untuk menjalankan tugas dan kewajibannya. Dalam hal ini akan satu komando dari Panglima Gandung Pardiman.

"Kami selalu siap siaga untuk menjalankan tugas mulia mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara. Pancisila tidak bisa diuba ubah dan diotak atik. Ini sudah baku. Maka kami mempertahankannya dan memberantas yang akan mengubahnya dan mengilangkannya,” tegasnya.

Acara dilanjutkan dengan sosialisasi empat pilar negara oleh Gandung Pardiman (selaku anggota DPR RI) bersama beberapa nara sumber, serta pembagian sembako kepada tamu undangan dan massa yang mengikuti acara ini. (Supardi/Met)

 


share on: