Gembleng Profil Pelajar Pancasila, SDN Cebongan Angkat Kearifan Lokal

share on:
Penampilan ekstra kurikuler pencak silat SDN Cebongan || YP-Wahjudi Djaja

ADA keceriaan. Ada kreatifitas. Ada kebersamaan. Ada kebahagiaan. Semua berasal dari kearifan lokal yang diangkat sebagai tema pembelajaran. Ketika kemudian dikemas menjadi karya, maka ratusan orang tua yang hadir dan menyaksikan anak-anaknya mementaskan karya dan keahliannya pun menjadi kagum dan gembira.

Itulah hasil pantauan yogyapos.com saat mengikuti acara Panen Karya dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). “Sebagaimana diketahui, P5 adalah projek yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka. Tujuannya agar menciptakan lulusan siswa siswa Indonesia yang tergambar sebagai profil pelajar Pancasila. Kami mohon masukan dan kritikan agar SDN Cebongan semakin maju dan berkarakter,” kata Kepala SDN Cebongan, Supardi SPd SS saat membuka Panen Karya, Selasa (22/11/2022).

Stan pameran karya murid SDN Cebongan || YP-Wahjudi Djaja

Kemendikbudristek sudah menentukan tema untuk setiap projek profil yang diimplementasikan di sekolah. Ada enam tema yang harus diimplementasikan, yakni Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya, Rekayasa dan Teknolog, serta Kewirausahaan.

P5 dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Penerapannya disesuaikan dengan fase pembelajaran di masing- masing jenjang pendidikannya.

Panen Karya SDN Cebongan yang digelar mengambil tema Kearifan Lokal Sebagai Aset Budaya Bangsa. Dari karya yang dipajang dan dipamerkan, terlihat ada keseriusan pihak sekolah untuk mengangkat beragam jenis kerajinan yang ada di sekitarnya.

Selain mementaskan beragam hasil ekstra kurikuler seperti vokal group, hadrah, pencak silat, setiap kelas juga memamerkan hasil kerajinan seperti olahan makanan khas, berbagai jenis kerajinan bambu, lukisan dan prakarya lainnya.

Hadir dalam acara itu selain para orang tua siswa juga Pengawas dan Korwil Mlati. Berbagai stan pameran terlihat ludes sebelum acara selesai. Banyak orang tua yang memborong hasil karya anak-anak. (Iud)

 


share on: