Dinas Kebudayaan Kulonprogo Gelar Parade Budaya Perbatasan di Gerbang Samudera Raksa

share on:
Dra Niken Probo Laras SSos MH || YP-Dok Disbud Kulonprogo

Yogyapos.com (KULONPRPGO) - Kulonprogo dengan lanskap perbukitan Menoreh menyimpan beragam potensi baik sejarah, kebudayaan maupun pariwisata. Banyak peristiwa penting terjadi di wilayah ini baik pada masa Kerajaan Mataram, Kesultanan Yogyakarta, Kadipaten Pakualaman maupun masa peperangan dan revolusi kemerdekaan. Salah satu tokoh sejarah yang menginspirasi masyarakat Kulon Progo dan hendak dijadikan icon Kabupaten Kulonprogo adalah Nyi Ageng Serang.

Momentum datang saat muncul kebijakan pemerintah yang menjadikan Candi Borobudur sebagai destinasi super prioritas. Hal itu membuka peluang pengembangan potensi pariwisata dan kebudayaan. Inilah yang coba digarap oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Kulonprogo dibawah kepemimpinan Dra. Niken Probo Laraa SSos MH.

“Tokoh pahlawan perempuan nasional tersebut sering diangkat oleh para pelaku seni di Kulonprogo untuk kegiatan seperti pentas seni tari, drama, ketoprak, seni lukis, cerpen, novel, geguritan dan lain-lain,” tulis Niken dalam Sambutan Pengantar pada buku Nyi Ageng Serang karya Dr Ahmad Athoilah MA. Buku terbitan Dinas Kebudayaan Kulonprogo tersebut baru saja di-launching (lihat yogyapos.com 24/11/2022).

Inovasi Dinas Kebudayaan Kulon Progo dengan mengangkat kisah juang Nyi Ageng Serang digarap bersama para seniman Kulon Progo. Dari proses itu muncullah Sendratari Nyi Ageng Serang dan Tari Nyi Ageng Serang.

“Keduanya akan kami jadikan icon di rest area Gerbang Samudera Raksa yang berada di Klangon, Banjaroya, Kalibawang,” tandas mantan Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo ini.

Berkaitan dengan itu, di Gerbang Samudera Raksa mulai 26 Nopember 2022 akan digelar Parade Budaya Perbatasan. Dari jadwal yang diterima yogyapos.com, akan dipergelarkan beragam jenis kesenian. Pada 26 Nopember 2022 mulai 12.30 WIB tampil Tari Dolalak (Purworejo), Tari Anggung (Kulonprogo), Tari Jabur (Kulonprogo), Tari Trengganon (Kulonprogo), Tari Topeng Ireng (Magelang dan Kulonprogo).

Untuk 27 Nopember 2022 mulai 10.00 tampil Tari Kuntulan (Sleman), Tari Kubro Siswo (Kulonprogo), Tari Reog Wayang (Bantul dan Kulonprogo), Tari Jatilan (Kulonprogo) serta Tari Incling (Kulonprogo). 

Di tempat yang sama juga akan digelar Festival Dagelan Mataraman Antar Kapanewon se-Kabupaten Kulonprogo. Peserta yang mengikuti adalah delegasi Kalibawang, Nanggulan, Samigaluh (28 Nopember 2022), Kokap, Temon, Sentolo (29 Nopember 2022), Lendah, Girimulyo, Galur (30 November 2022), serta Pengasih, Panjatan, dan Wates (1 Desember 2022). (Wahjudi Djaja)

 

 


share on: