Didik Kemandirian Siswa, SDN 1 Sleman Gelar Real Learning

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Real Learning adalah kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara nyata kepada siswa. Real Learning dapat dilaksanakan di dalam sekolah atau di luar sekolah, tergantung ketersediaan narasumber yang dibutuhkan. 

Demikian disampaikan Kepala SDN 1 Sleman Kustantina Indah, terkait pelaksanaan kegiatan Real Learning di BBPPM Yogyakarta dan di sekolah, Rabu-Kamis (19-20/2/2025). 

BACA JUGA: Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Sleman

Lebih jauh disampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung tercapainya salah satu indikator visi sekolah. “Kegiatan ini untuk mewujudkan siswa yang memiliki sikap mandiri dan juga untuk mendukung pembelajaran P5 dimensi Gaya Hidup Berkelanjutan,” ungkapnya.

Dijelaskan, pembiayaan kegiatan bersumber dari BOSDA dan didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman serta partisipasi dari orang tua siswa. Perwakilan orangtua siswa bersama guru ikut mendampingi kegiatan Real Learning. 

Dalam pantauan yogyapos.com, para siswa tampak sangat antusias dan gembira dalam mengikuti kegiatan Real Learning. Para siswa Kelas I asyik mempraktikkan cara merawat hewan peliharaan, diantaranya memberi makan hewan ternak seperti sapi, kambing, kelinci, bebek, ayam, ikan dan yang lainnya.

BACA JUGA: Aqila Bahar Kian Moncer di Jagat Modeling dan Pageant Muslimah

Begitu juga siswa Kelas II sangat menikmati belajar cara bercocok tanam dan praktik cara memanen hasil pertanian. Tak kalah serunya siswa Kelas III yang belajar tentang bagaimana proses ayam bertelur sampai dengan memanen telur.

Sehari sebelumnya siswa Kelas IV dan V juga telah melaksanakan kegiatan Real Learning di BBPPM dengan materi cara menanam serta merawat tanaman hidrophonik dan membuat kerajinan ecoprint.

Sementara itu, siswa Kelas VI mengikuti kegiatan Real Learning di sekolah dengan materi pembuatan sablon menggunakan bahan kertas minyak. 

Hasil panen kegiatan di BBPPM kemudian diolah di sekolah dan dipamerkan di ruang kegiatan sekolah. Kegiatan lanjutan ini melibatkan guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orangtua siswa.(Iud)


share on: