Destinasi Wisata Grojokan Watu Purbo Diresmikan

share on:
Bupati Drs H Sri Purnomo gunting pita menandai peresmian destinasi wisata Grojokan Watu Purbo, di Padukuhan Bangunrejo, Kalurahan Merdikarejo, Kapenewon Tempel, Sleman, Sabtu (21/11/2020) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo meresemikan destinasi wisata alam Grojokan Watu Purbo, di Padukuhan Bangunrejo, Kalurahan Merdikarejo, Kapenewon Tempel, Sleman, Sabtu (21/11/2020). Peresmian dihadiri Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta, Panewu Tempel Wawan Widiantoro, Jajaran Kepala Dinas dan Lurah se Kapanewon Tempel.

Bupati dalam sambutannya, menyatakan mengapresiasi Panewu Tempel yang menggunakan dana untuk program UMKM secara gootong royong, 70 persen pemberdayaan dan 30 persen sisanya untuk pembangunan fisik.

“Ini realisasi program pemberdayaan yang patut diapresiasi. Sebab dengan pemberdayaan masyarakat, maka terjadi penguatan sehingga tercapai pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Grojokan Watu Purbo ini secara fisik merupakan aliran sungai, dibentuk dalam enam tingkat. Berasal dari Sungai Krasak bergandeng dengan Sungai Beban dari titik pusat Gunung Merapi.

Destinasi wisata alam ini khas, serta membutuhkan pemandu wisata yang ekstra profesional dan memahami karakter sungai sehingga tidak terjadi ‘telaga air’ di obyek wisata tersebut. “Apalagi sekarang memasuki musim hujan maka butuh kewaspadaan pengelolaan, serta pemandu-pemandu wisata yang ekstra profesional,” pesannya.

Diungkapkan, sejak diumumkan Gubernur mengenai pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta yang pintu kueluar dan masuknya berada di Kepanewon Tempel, maka dilakuka perubahan kebijakan pembangunan destinasi tersebut.

Pihak Kepanewon melakukan penguatan bersama warga dan kelembagaan yang ada. Perubahan kebijakan itu yakni mengalokasikan dana UMKM sebesar 70 persen untuk pemberdayaan dan 30 persen sisanya untuk fisik.

Panewu Tempel, Wawan Widiantoro meminta masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan aset wisata yang baru saja diresmikan itu.

Dengan peresmian Grojokan ini, berarti selama 2020 Kapenewon Tempel sudah membangun 4 destinasi wisata di sepanjang Sungai Krasak. Yaitu masing-masing Wadas Miring di Lumbungrejo, Pecah Kali Ngremboko di Sumberejo dan Plataran Watu Jagal.

“Mudah-mudahan nanti disusul Pondokrejo. Kami juga punya aset proyek Merapi tahun 1970-an yang terbengkalai itu. Nantinya akan dikembangkan sebagai jalur gowes (bersepeda) menghubungkan destinasi dari ujung Tempel, Sumberejo,” ujarnya seraya menginformasikan selama beberapa hari ke depan, pengunjung wisata Grojokan tersebut hanya dikenai retribusi parkir saja. (Agung DP)

 


share on: