Desa Bendo Potensial Jadi Jujukan Wisatawan

share on:
Aksi fashion show di Desa Wisata Bendo || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Desa Bendo yang berada di wilayah Trimurti Srandakan Bantul memiliki segudang potensi untuk jadi jujugan para wisatawan. Baik domestik ataupun mancanegara. Kondisi geografis yang masih natural dengan kesegaran alam, kejernihan sungai progo, dipadu kearifan lokal penduduknya menjadi magnet daya tarik para visitor.

Belum lama ini, Pokdarwis Desa Bendo mengadakan fashion show dan lomba fotografi yang bertepatan pada hari batik nasional. Respon warga untuk berperan menjadi ‘model’ luar biasa. Bahkan para lansia tak canggung berlenggak-lenggok di hadapan audiens. Ada juga hiburan tarian tradisional.

Partono selaku Kadus Bendo sangat mendukung langkah warga dan Pokdarwis yang bersiap menjadikan desa bendo sebagai desa wisata. “Tentunya kami melakukan komunikasi dengan semua warga, berkoordinasi dengan stakeholder terkait, dan memberi pelatihan soft skill kepada para warga. Untuk menjadi desa wisata, sumber daya manusia (SDM) kita harus mumpuni dan komunikatif. Semua saling belajar, bertahap. Untuk infrastruktur pastinya juga ada pembenahan,” terang Partono dalam rilis yang diterima yogyapos.com, Sabtu (17/10/2020).

Sementara itu konseptor desa wisata Bendo, Nino Trisni mengungkapkan, semua harus bersatu padu nyawiji untuk mewujudkan desa wisata Bendo yang berbudaya dan bermaslahat bagi semua.

“Kami memiliki kerajinan batik, kuliner tradisional, dolanan ndeso. Kami juga akan merancang konsep village tour. Semua pengunjung serasa menjadi warga desa, dengan sentuhan humanis dan fun. Pokdarwis Bendo Nyawiji sudah terbentuk, program edukasi dan pelatihan akan kita genjot. Setiap minggu pagi kami juga memiliki pasar tiban yang berlokasi di pinggir sungai progo. Pedagang adalah warga desa Bendo, yang otomatis bisa mengeliatkan ekonomi warga sekitar,” tandas Nino yang merupakan GM Ayaartta Hotel.  (Fadholy)

 


share on: