Bupati Sleman Tunda Pelaksanaan Pilkades Serentak

share on:
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi (tengah) informasikan penundaan Pilkades || YP/Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sleman yang sedianya dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2020, akhirnya ditunda sampai waktu yang belum bisa dipastikan. Penundaan ini terkait dengan pandemi virus Corona (Covid-19) yang mengancam keselamatan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Sleman.

“Kami tunda pelaksanaannya, ini karena menghindari penularan virus Corona,” ujar Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi.

Penundaan yang tertuang dalam Surat Nomor 22/Kep.KDH/A/2020 itu sekaligus menindak lanjuti instruksi Presiden, Mendagri dan Kapolri agar meniadakan kegiatan pengumpulan banyak orang selama masa tanggap darurat.

Pilkades, papar Sri Purnomo, sangat tidak mungkin untuk tidak dihadiri banyak orang dan rawan penyebaran virus Corona.

Pilkades Sleman 2020 akan diikuti 160 Cakades dari 49 Desa, dengan jumlah pemilih 444.481 orang sesuai DPT (Daftar Pemilih Tetap).

Penundaan Pilkades ini sangat dimaklumi oleh para Cakades. Irawan SIP, Cakades Triharjo misalnya, menyatakan kesehatan masyarakat jauh lebih penting. “Meski persiapan Pilkades sudah matang, tapi kita sangat-sangat maklum pelaksanaannya ditunda. Apapun bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat jauh lebih penting,” ungkapnya.Senada disampaikan Ketua Pilkades Kepuharjo, Tulus Wiratno bahwa keputusan penudaan Pilkades segera diteruskan kepada masyarakat. “Bagus, demi kebaikan bersama dilakukan penundaan,” katanya, singkat. (Agung DP)


share on: