Yogyapos.com (SLEMAN) - Potensi pariwisata yang ada Kabupaten Sleman selain beragam juga memiliki keunikan yang jika dikembangkan lebih lanjut bisa menjadi daya tarik tersendiri. Kombinasi jejak sejarah, lanskap alam yang indah dipadu keragaman budaya pun bisa dijadikan atraksi pariwisata sekaligus olah raga untuk menjaga imunitas. Itulah yang sedang digerakkan Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) untuk mendukung bangkitnya pariwisata di Kabupaten Sleman.
"Setelah Open Golf Tournament Gubernur DIY Cup I di Merapi Golf Cangkringan pada Minggu (29/5/2022), BPPS kembali akan menggelar event sport tourism, yakni Prambanan Roller Sport Festival di kompleks Candi Prambanan pada Sabtu-Minggu (4-5/6/2022). Ini merupakan upaya kami untuk terus menyampaikan pesan kepada dunia bahwa pariwisata Sleman telah bangkit dan normal kembali,” kata Wakil Ketua BPPS Fachri Herkusuma SIP saat dijumpai yogyapos.com, Rabu (2/6/2022).
Event ini, lanjut Fachri, merupakan kolaborasi antara BPPS (Badan Promosi Pariwisata Sleman) dan PORSEROSI (Persatuan Olah Raga Sepatu Roda Indonesia Pengda DIY), dan TWC (Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko).
"Sport tourism memang bisa dijadikan terobosan untuk memperkenalkan pariwisata sekaligus meyakinkan wisatawan tentang pentingnya menjaga imunitas saat berwisata,” tandasnya.
Dari laman resmi Deputi 3 Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI dijelaskan, sport tourism adalah olahraga yang dikombinasikan sekaligus memperkenalkan atau promosi wisata disuatu negara atau daerah. Ada dua jenis sport tourism yakni hard sport tourism dan soft sport tourism.
Hard sport tourism adalah kegiatan lomba resmi yang bersifat regular yang masuk dalam mata agenda lomba yang diadakan seperti Sea Games, World Cup, Asian Games, dll. Sedangkan soft tourism adalah kegiatan olahraga wisata yang berkaitan dengan trend atau gaya hidup pada sutau negara atau daerah, dimana tidak hanya atlet olahraga tersebut, tetapi masyarakat umum dapat ikut serta dalam lomba tersebut.
Terkait penyelenggaraan Prambanan Roller Sport Festival, akan diikuti kurang lebih 750 peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim dan DIY. "Event ini juga kami gelar dalam rangka Road to PORDA yang akan berlangsung dari 1 - 9 September 2022 di Sleman. Harapan kami ini bisa memeriahkan sekaligus mempromosikan pariwisata Sleman. Cabang yang dilombakan antara lain meliputi Standar KU AB, Pemula K I - K III, Marathon Speed,” jelasnya. (Iud)
