BPD Bantul Kian Perketat Protokoler Menyambut New Normal

share on:
Suasana pelayanan kepada nasabah di Bank BPD Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - PT Bank BPD DIY Cabang Bantul menerapkan protokoler kesehatan untuk mengantisipasi penularan virus Covid-19 secara internal kepada seluruh karyawannya dan eksternal  para nasabah maupun mitra.

“Penerapan protokoler kesehatan ini sudah kami lakukan sejak dari awal munculnya Covid-19 dan dinamis dengan tetap memantau kondisi nasional maupun lokal DIY,” ujar Petinggi PT Bank BPD DIY Cabang Bantul, Arif Budiman didampingi Penyedia Pamasaran Bisnis, Wisnu Budi A kepada yogyapos.com, di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2020).

Para karyawan PT Bank BPD DIY Cabang Bantul ketika masuk-keluar kantor diwajibkan cuci tangan dan test suhu badan dengan menggunakan thermo gun serta menggunakan masker. Demikian juga yang dilakukan untuk menerima nasabah dan mitra, di pintu masuk disediakan cuci tangan, pengecekan suhu untuk nasabah dan mitra yang akan melakukan transaksi. Selain itu juga dilakukan pembatasan jarak antar nasabah baik melalui penataan kursi duduk, pembuatan pembatas dengan menggunakan kaca dan pembatas lainnya, serta menyediakan handsanitizer di meja pelayanan. Kemudian secara berkala kantor layanan juga dilakukan penyemprotan disinfektan dan menjaga kebersihan tangga, handle pintu dan peralatan lainnya yang sekiranya banyak disentuh oleh banyak orang.  

"Menurut hemat kami bahwa New Normal bukan berarti sudah bebas untuk melakukan apa saja seperti sebelum adanya pandemi, tetapi dalam beraktivitas untuk saat ini harus tetap memenuhi protokoler kesehatan yang ada,” tukas Wisnu.

Ia menambahkan, sebagai salah satu kepedulian dalam upaya mengantisipasi persebaran Covid-19, PT Bank BPD DIY Cabang Bantul juga telah melakukan aksi sosial berupa penyaluran bantuan APD berupa masker, handsanitazer, baju hazmat dll ke sejumlah pihak antara lain RSUPS Bantul, Posko Pencegahan Covid-19 Pemkab Bantul dan PMI Bantul dan beberapa rumah sakit swasta lainnya. Menjawab pertanyaan bagaimana pengaruh pendemi Covid-19 terhadap BPD Cabang Bantul, Wisnu mengatakan efeknya jelas ada untuk nasabah sehingga beberapa nasabah meminta restrukturisasi sesuai ketentuan yang telah diamanatkan untuk dijalankan oleh otoritas. Sehingga restrukturisasi benar-benar bisa menjadi solusi bukan untuk menambah masalah baru baik bagi bank maupun bagi nasabah. Kemudian diharapkan nasabah untuk dapat memanfaatkan layanan digital banking PT Bank BPD DIY sebagai upaya memenuhi physical distancing seperti layanan mobile banking yang memudahkan dalam bertransaksi transfer baik antar rekening bank BPD DIY maupun antar bank, pembayaran-pembayaran dan pembelian pulsa maupun isi ulang gopay dan OVO. Fitur Mobile Banking PT Bank BPD DIY juga dimanfaatkan untuk menu penarikan uang tunai di mesin ATM tanpa kartu.     

PT Bank BPD DIY menjadi mitra dalam menyalurkan berbagai bantuan sosial yaitu Bantuan Sosial Tunai dari Dinas Sosial dan Bantuan Langsung Tunai  Dana Desa dan dari APBD Pemerintah Kabupaten Bantul. 

"Sebagai salah satu upaya pelayanan prima, para penerima bansos yang memang tidak bisa mengambil langsung dilokasi yang telah ditentukan karena sesuatu hal (sakit), maka pencairannya dapat diantarkan ke rumah penerima dengan didampingi dari aparat ataupun petugas dari desa dimana lokasi penyerahan bantuan dilakukan dan tetap mematuhi protokoler kesehatan yang telah ditetapkan,” tambahnya. (Supardi)

 


share on: