Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung mengunjungi UNY dalam rangka peningkatan mutu pendidikan perguruan tinggi dalam bidang pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID).
Rombongan sebanyak 8 orang dipimpin Wakil Rektor Bidang Adminsitrasi Umum Perencanaan dan Keuangan Prof Dr H Tedi Priatna MAg CEAM dan diterima oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNY Prof Dr Siswantoyo MKes AIFO, di Hotel UNY pada Rabu (8/12).
Prof Siswanto memaparkan perjalanan PPID UNY sejak diperolehnya kategori cukup informatif pada tahun 2019 hingga dicapainya prestasi puncak kategori informatif pada tahun 2021.
Sementara itu, Tedi Priatna mengemukakan maksud kunjungan ke UNY karena UIN Sunan Gunung Djati Bandung sedang merintis PPID di kampus merasa perlu belajar pada perguruan tinggi lain yang dinilai telah berhasil dalam mengelola PPID-nya. Dalam kegiatan ini juga diselenggarakan penandatanganan nota kesepahaman antara UNY dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung tentang layanan kerjasama di bidang layanan keterbukaan informasi publik.
Dalam kesempatan ini rombongan UIN Sunan Gunung Djati Bandung terdiri dari Prof Dr H Tedi Priatna MAg CEAM. (PPID Utama/Warek 2 Bid. AUPK), Dr Iu Rusliana SFil I MSi (Koord. Pelaksana PPID), Moh Irfan PhD, Dr HM Amar Khana MMPd, Iman Fauzi Ghifarie MUd, Muhamad Rafi As Shidiq ST, Eryanti Nurmala Dewi SSos, Abudiman ST dan Irfan Mahmud SSi melakukan serangkain diskusi dan sharing pengetahuan tentang PPID di perguruan tinggi masing-masing.
Paparan PPID UNY disampaikan staf ahli bidang humas promosi dan komersialisasi UNY Prof Anwar Effendi yang mengatakan bahwa pada prinsipnya PPID adalah sebagai pengelola data dengan kategori dapat dipublikasikan atau dikecualikan.
Menurut Humas UIN Sunan Gunung Djati BandungIman Fauzi Ghifarie menjelaskan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi yang terbaik di antara PTKIN di Indonesia versi perankingan Webometrics, atau rangking pertama di antara PTKIN yang ada dan rangking ke-36 di antara Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia.
“UIN Sunan Gunung Djati Bandung menorehkan prestasi terbaik dalam bidang perjurnalan, ada 43 jurnal yang sudah terindeks SINTA sekaligus berhasil meraih Juara I Virtual Booth BLU EXPO 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK BLU),” katanya.
Diungkapkannya, UIN Bandung belum memiliki PPID dan kedatangan tim ke UNY adalah untuk menggali ilmu tentang pengelolaan PPID di UNY. Harapannya dengan kunjungan ini dapat membuka wawasan UIN Sunan Gunung Djati Bandung tentang PPID mulai dari struktur organisasi, pengisian angket dan segala sesuatu berkenaan dengan PPID. (Deddy Herdito)
