Baznas Targetkan Cetak 1.020 Pendidik Alquran bagi Penyandang Disabilitas

share on:

Yogyapos.com (YOGYA) - Secara nasional Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) pada tahun 2024 bertekad mencetak 1.020 pendidik metode pembaca Alquran untuk para disabilitas. Sehingga mereka, para penyandang cacat rungu wicara, mampu membaca Alquran.

“Target sebanyak itu akan diberikan pelatihan kepada para pengajar Alquran di pondok pesantren dan lembaga pendikan lainya  yang memang telah memenuhi  persyaratan yang telah ditentukan", ungkap Ketua Baznas Nasional Bidang Pendistribusian, Imdaful Rahmad MSi, pada pembukaan pelatihan guru dan tenaga pendidik bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara, di Yogyakarta, Rabu (23/1/2024).

BACA JUGA: Dari Jantung Taiwan, Poros BMI Siap Menangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta kali ini, jumlah peserta pelatihan mencapai 40 orang. Kegiatan ini merupakan yang perdana dengan waktu pelatihan selama 2 hari. Nantinya juga akan dilanjutkan dan diadakan di 32  propinsi lainnya.

Ketua Bznas Nasional, Prof Dr KH Noor Achmad MA sebelum membuka acara ini, menyatakan dengan mencetak para tentor atau pengajar itu, sebagai upaya agar para disabiltas mampu membaca Alquran.

“Berdasarkan data, secara nasonal jumlah disabilitas sekitar 23 hingga 24 juta orang. Dari sebanyak itu, yang tuna rungu sekitar 2,5 juta orang. Para tuna rungu sebanyak itu yang menjadi sasaran untuk mampu membaca Alquran,” kata Noor Achmad.

Kegiatan yang di Yogyakarta  kali ini merupakan upaya agar para tuna rungu mampu membaca Alquran, karena yang telah siap pertama kali adalah Yogyakarta.

BACA JUGA: Debat Cawapres, Nabil Kalabe'en: Gibran Lelah, Mahfud Elegan, Muhaimin Iskandar Cetar!

“Buku pedoman untuk pengajaran untuk ini sudah ada dan telah diakui di negara lain, bahkan dunia. Telaj diakui katena nuga sudah tela melalui uji ilmiah dan memenuhi standar.

Sedangkan di negara lain belum ada. Maka diharapkan ini merupakan terobosan baru untuk membetikan hak kepada rungu wicara guna mempetoleh pendidikan untuk mampu membaca Alqur. Maka nantinya para pendidik yang telah mengikugi pelatiahan ini dapat membuat organisasi ataupun asosiasi

Pada kesempagan sama, Ketua Baznas DIY, DraHj Puji Astuti yang juga selaku Ketua Penyelenggara berharap pelatihan kali ini memberikan manfaat, sasaranya yaitu menjadi model dan metode pengajaran yang tepat. (Spd)

 


share on: