Bank BPD DIY KCP/KCPS Gamping Beroperasi dengan Kombinasi Energi Hybrid

share on:
Gubernur HB X melakukan gunting rangkaian bunga menandai pembukaan KCP/KCPS Bank BPD, Gamping, Sleman, Kamis (25/5/2023) || YP-Sulistyawan Ds

Yogyapos.com (SLEMAN)  -  Bank BPD DIY membuka dua  kantor baru secara bersamaan, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Gamping dan Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) Gamping di Jalan Wates KM 5.5, Gamping, Sleman, Kamis (25/5/2023). 

Pembukaan dua kantor baru ini dilakukan secara resmi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang diawali dengan penanda tanganan prasasti, pengguntingan pita dan dilanjutkanku njungan lapangan.

Direktur Utama BPD DIY Santosa Rahmad menyampaikan, gedung Kantor Bank BPD DIY Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) Gamping menempati luas lahan 1.009 m2 dengan ukuran 915,84 m2 dengan biaya kurang lebih Rp 4 Miliar.

Berbeda dengan Gedung Bank lainnya, kedua kantor tersebut beroperasi dengan memakai  konsep Hybrid yaitu adanya kombinasi sumber energi listrik konvensional (PLN) sebagai catu daya utama dan didukung penggunaan listrik tenaga surya yang berkekuatan 1500 VA

“Penggunaan Tenaga Surya pada Gedung Bank BPD DIY KCP/KCPS Gamping ini merupakan salah satu wujud respon Bank BPD DIY dalam implementasi dari Konsep Keuangan Berkelanjutan (Sustainability Finance) yang juga menjadi sebuah pendekatan baru dalam sektor jasa keuangan dalam rangka mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Santosa.

Ditambahkan Santosa, konsep hybrid yang menopang operasional dua kantor tersebut  dilaksanakan  guna menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup disamping kebijakan pendanaan serta investasi terhadap kegiatan usaha. 

KCP dan KCPS Gamping merupakan kantor layanan dengan aset masing-masing sebesar Rp 119,27 Miliar dan Rp 72,00 Miliar yang selama ini keberadaannyan dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kapanewon Gamping dan sekitarnya guna menopang pertumbuhan ekonomi berbasis pedesaan

Selama Tri Wulan I 2023, kinerja Bank BPD DIY sangat bagus yang dibuktikan dengan adanya aset bank sebesar 16,743 Milyar, DPK sebesar Rp 12,409 Miliar, Penyaluran Kredit dan Pembiayaan sebanyak Rp 9,653 Miliar, Laba sebesar Rp 91,58 Miliar dan NPL sebesar 3,19%, yang didukung oleh 167 jaringan kantor layanan, 189 terminal ATM dan 707 Agen, maka Bank BPD DIY sangat siap melayani dan mendukung pembangunan ekonomi di 438 desa di seluruh wilayah DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X berpesan, penggunaan gedung baru yang representatif sebagai lembaga kepercayaan harus selalu diikuti dengan pengembangan strategis, yang juga harus ditunjang profesionalisme di tingkat fungsional dan fokus pada unit bisnis.

Pada sisi yang lain Bank BPD DIY perlu mengamati tren pergeseran segmen pasar, sejalan dengan perkembangan pola pikir nasabah yang cenderung semakin bank-minded. Oleh sebab itu, selain berusaha menjaring floating market yang sadar perbankan tadi, hendaknya Bank BPD DIY juga jangan melupakan nasabah-nasabah loyal konvensional.

Sebaliknya, kepada warga DIY sendiri, Sultan berharap agar mendukung keberadaan Bank BPD DIY dengan cara memanfaatkan jasa-jasa layanan yang tersedia. (Sds)

 


share on: