Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Desa Sendangadi Mlati Sleman menyelenggarakan pelatihan menjahit dalam rangka memberdayakan ibu-ibu rumah tangga (IRT) di bidang ekonomi, di Kantor Desa setempat.
Pelatihan yang berlangsung selama 24 hari ke depan ini diikuti 16 peserta dari 14 padukuhan. Pra peserta mengikuti pelatihan tersebut dibawah instruktur dari Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Sleman.
“Kami dari Pemdes berharap ke depan akan terjadi produktivitas bagi ibu-ibu di bidang ekonomi. Sebab usai melakukan pelatihan, mereka bisa praktik langsung membuka pekerjaannya sebagai penjahit,” ujar Kasi pelayanan Desa Sendangadi, Harjuna PH SPd, Selasa (18/2/2020).
Senada disampaikan pula oleh Sumilah dari perwakilan PKK, melalui pelatihan menjahit ini diharapkan peserta nantinya bisa mandiri. Setidaknya dapat menambah penghasilan untuk keluarga. “Tentu harapan kami begitu, peserta nantinya bisa buka praktik secara mandiri untuk menambah penghasilan keluarga,” katanya.
Sementara dari pantauan yogyapos.com di lokasi pelatihan tampak antusiasme peserta mengikut ‘titah’ instruktur melakukan praktik menjahit yang baik dan benar. Semua peserta difasilitasi oleh pihak BLK, bahkan mendapatkan uang sangu yang diharapkan bisa dijadikan modal memulai usahanya.
Dalam pelatihan itu setiap peserta melakukan praktik membuat rok bawahan dan kemeja sesuai dengan ukuran masing-masing. Dimulai dari pengkuran, membuat pola hingga menjahitnya sampai menjadi bentuk pakaian.
“Alhamdulillah, mulai bisa menjahit. Ya senang, kalau tidak memperoleh mesin jahit maka paling tidak sudah dapat ilmunya untuk belajar mandiri nanti,” tutur salah satu peserta, Endar. (Agung DP)
