10 Agustus, GongFest Ajak Masyarakat Nikmati 'Senandung Alam' di Tebing Breksi

share on:
Skuad GongFest saat press conference, di Cold N'Brew Demangan Baru, Rabu (3/8/2022) || YP-Ismet NM Haris

Yogyapos.com (YOGYA) – Setelah dua tahun dikepung pandemi Covid-19, masyarakat kini membutuhkan interaksi dalam suasana rilek jeda rutinitas kerja di luar ruang. Lantas dimanakah suasana tersebut bisa didapat? Salah satu jawabnya adalah di event ‘Senandung Alam’ yang diinisiasi GongFest.

Event tersebut akan dihelat pada 10 Agustus 2022, di destinasi wisata Tebing Breksi Yogyakarta. Beragam suguhan, terutama pentas musik, akan menghadirkan suasana fresh pengunjung sejak senja hingga malam pukul 23.00 WIB.

“Kami akan ajak pengunjung mencoba sejenak bersyukur untuk menikmati senandung semesta, menjaga hubungan yang harmonis dengan alam, selaras dengan konsep memayu hayuning bawana dalam perhelatan ini,” ujar Anton Rhey Gong slaku Founder GongFest dalam jumpa pers, di Cold N’Brew, Demangan Baru Yogya, Rabu (3/8/2022).

Anton mengungkapkan, ruang gerak hiburan seakan semakin menyempit seiring meluasnya kesibukan monoton yang tak disadari telah menjadi rutinitas. Berada di tengah jam kerja yang menjemukan memang melelahkan.

Di sisi lain, memenuhi kebutuhan primer adalah mutlak, tapi bukan berarti kita melupakan bahwa kebutuhan sekunder yang menyeimbangkan. Primer dengan bekerja, sekunder dengan piknik.

“Melihat keresahan di antara populernya riuh kehidupan di kota, kami mencoba untuk memberikan secercah pelepas penat yang dirangkum dalam satu hari dengan impresi yang tak lekang oleh waktu. Sejenak bersenandung bersama di antara keindahan alam dari senja hingga malam. Mungkin cara ini sedikit banyak membuka kacamata kita tentang pentingnya kebutuhan sekunder itu sendiri. Ya, piknik. Membuka cara pandang kita tentang kehidupan bahwa manusia dengan alam akan selalu selaras,” ungkapnya.

Pengunjung akan diajak menikmati hamparan sawah, mendengar gemericik air, menghirup oksigen di antara pepohonan, hamparan pegunungan itu semua lebih dari cukup memenuhi kebutuhan sekunder yang priceless ini. “Terlebih apabila keindahan itu dipadu padankan oleh pengisi acara yang akan bersenandung bersama kita semua di GongFest,” katanya.

Suguhan konser musik ini akan menampilkan Ardito Pramono, Efek Rumah Kaca, Pamungkas, Mocca, Star and Rabbit, Korekayu, FLKSTVLST dan Fello feat Rangga SKJ’94 dengan MC Aji Jabang Bayi.

Sesuai tajuk kegiatan ‘Senandung Alam’ ini, maka para pengunjung tak hanya disuguhkan konser musik. Tetapi juga dirangsang kesadaran kritisnya tentang kebersihan dan keindahan. Itu sebabnya, panitia melibatkan sekitar 30 anggota Pokdarwis setempat mengampanyekan pengelolaan sampah agar terwujud hubungan harmonis dengan alam semesta.

“Saatnya kita break sejenak dari rutinitas, dengan refreshing atau healing di tempat wisata. Kita menikmati senja alam sambil kita suguhkan teman-teman musisi yang sesuai dengan karekater venue. Tidak hanya itu, kita juga melibatkan teman-teman yang ada di Tebing Breksi,” timpal Co-Founder Dita Wiendra.

Disebutkan, penonton tidak hanya disuguhkan musik, tapi juga bakal ada workshop di sela pertunjukan bertajuk Jagongan. Di acara ini dihadirkan pihak-pihak yang expert di bidang masing-masing.

Di penghujung perbincangan, Anton mengungkapkan hingga kemarin sudah 1.500 tiket terjual. Masing-masing untuk kelas festival Rp 150.000 dan VIP Rp 250.000. Targetnya, event ini menyedot 3.000 pengunjung.

“Ya sudah 1.500 tiket terjual. Itu yang terpantau melalui ticket box di Lussid Coffee, Cold N’Brew Parangtritis dan Demangan, RETER Coffee, Eternity Coffee, Journey Coffee, Letravail Coffee dan UD Mitra Coffee,” jelasnya seraya menegaskan acara serupa ini akan dihelat juga di Malang, pada 20 Agustus mendatang. (Met)


share on: