Syifaul Qulub Sabet Juara 1 Festival Hadroh A.Takrib

share on:
Para pemenang Festival Hadorh foto bersama Dirut A.Takrib Rochzi Guntoro dan Ketua Panitia Yudi Prihantana || YP/Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - Melalui penilaian dan perundingan yang matang, Dewan Juri Festival Hadrah A.Takrib akhirnya menetapkan Grup Syifaul Qulub (Muntilan) sebagai Juara 1. 

Dalam final Festival Hadroh A.Takrib, Jumat (31/5) sore di Gedung Mandala Bakti Wanitatama, mempertemukan 7 kelompok hadroh yang bersaing kreatif untuk berebut gelar juara. Acara dipandu MC Oka, Stety dan Annas.

Ketujuh kontestan adalah: Miftahul Janah, Darussalam, Thibil Qulub, Qodfazana, Al Khoiriyah, Syifaul Qulub dan Al Hidayah. Dengan durasi waktu 12 menit, para kontestan diharuskan membawakan lagu jingle A.Takrib, lagu wajib ‘Nusantara’ dan lagu bebas.

Menurut dewan juri dan pihak panitia, animo masyarakat mengikuti Festival Hadroh yang pertama kali digelar A.Takrib sangat luar biasa. Bahkan ada peserta dari Jawa Tengah yang ikut.

“Biasanya acara lomba di penghujung Ramadan, pesertanya tidak banyak. Ini bisa mencapai 21 kelompok, sangat luar biasa antuasiasme masyarakat pecinta hadroh,” kata Yazid, Nida dan Aris selaku dewan juri.

Untuk Juara Harapan 1 diraih Qodfazana (Bantul). Juara Harapan 2 menjadi hak Al Khoiriyah (Condongcatur Sleman) dan Juara Harapan 3 milik Miftahul Janah (Nayan). Sedangkan untuk jingle terbaik diraih Al Hidayah (Berbah, Sleman).

Sementara Juara 3 menjadi milik Darussalam (Magelang). Juara 2 milik Thibil Qulub (Wonokromo, Bantul) dan pemenangnya, Juara 1 disabet oleh Syifaul Qulub (Muntilan). 

Para pemenang juara 1, 2 dan 3 mendapatkan piala, sertifikat, barang elektronik dan uang pembinaan. Sedangkan bagi harapan 1, 2, 3 dan jingle terbaik memperoleh piala, sertifikat dan barang elektronik. 

Hadiah bagi para pemenang diserahkan langsung oleh Dirut A.Takrib, Rochzi Guntoro dan Ketua Panitia, Yudi Prihantana.

Rochzi Guntoro dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi keikutsertaan para kontestan yang mengikuti Festival Hadroh.

“Semua peserta menunjukkan totalitas dan kreatifitasnya. Maturnuwun sudah menjadi bagian dari rangkaian acara A.Takrib Techonofest Dug Deer Sale. Kendati panitia masih banyak kekurangan, akan kami perbaiki dan evaluasi. Insya Allah bisa mengadakan lagi Festival Hadroh di Ramadan tahun depan, dengan peserta yang lebih banyak. Mekanisme yang lebih matang dan hadiah yang lebih menggiurkan,” jelas Rochzi Guntoro didampingi Yudi Prihantana.

Yudi menambahkan, Festival Hadroh ini adalah sebuah pilot project untuk nguri-uru budaya musik islami, serta mengukur parameter pecinta musik hadroh di Yogya dan sekitar. “Semoga bisa menjadi agenda rutin A.Takrib setiap Ramadan. Kami mohon dukungannya dari semua pihak. Dan terimakasih banyak kepada 21 kontestan yang telah berpartisipasi. Jika tahun ini gagal. Insya Allah, coba lagi di tahun depan,” tandas Yudi optimis. (Fadholy)

 


share on: