Polisi Tangkap Belasan Pemuda Sebelum Tawuran dan Menyita Bom Molotov

share on:
Para pemuda yang berhasil ditangkap sebelum aksi tawuran || YP/Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Unit Reskrim Polsek Berbah mengamakan belasan pemuda yang hendak melakukan keributan, di Jalan Wonosari Km 8, Dusun Gandu, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Jumat (31/05/2019) dini hari. Dari mereka, polisi mengamankan sejumlah senjata tajam seperti pedang hingga bom molotov.

Belasan remaja yang diamankan itu di antaranya AE (38) dan DP (25) warga Dusun Maredan, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Sleman; AP (20) dan DAS (17) warga Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Bantul; EAP (16), LTW (15), dan GN (19) warga Dusun Nglengis, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul. Kemudian MKM (16), warga Dusun Kempul Kulon, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Bantul; VA (15) warga Dusun Jetak, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah; AA (13), warga Sumber Kulon, Desa Kalitirto, Kecamatan Berbah, Sleman; AP (15) warga Dusun Jomblo, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul; BA (16) Dusun Semoyo, Tegaltirto, Kecamatan Berbah. 

 

Kapolsek Berbah, Kompol Agus Zainudin membenarkan penangkapan belasan pemuda itu. Penangkapan berawal adanya laporan dari Kepolisian Sektor Banguntapan, Bantul. Setelah mendapat informasi, polisi kemudian menyisir Jalan Wonosari.

“Saat petugas kami datang dan melakukan penangkapan, para pemuda tersebut berhamburan lari sehingga ada beberapa yang meloloskan diri. Namun ada juga yang berhasil ditangkap,” ujar Kapolsek. 

Dari hasil pemeriksaan sementara kepada para pelaku, diperoleh keterangan bahwa tawuran akan dilakukan antara dua sekolah, yaitu MTs 7 Piyungan Bantul dengan SMP  Banguntapan III. Namun aksi tawuran dapat dicegah karena kesigapan petugas.

Selain menangkap para pelaku, petugas juga mengamankan 10 buah sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku, 4 senjata tajam berbentuk pedang, 2 buah bom molotov, 2 buah kembang api roman candel, 1 buah palu, 1 buah carter, 1 buah besi, 2 buah sabuk dan 1 karet kabel.

Sampai berita ini diturunkan masih dilakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku, hal ini terutama terkait kepemilikan senjata tajam dan bahan peledak. (Inu)


share on: