Perempuan Hamil Korban Penganiayaan Selesai Jalani Pemeriksaan

share on:
OKD (28) korban penganiayaan didampingi pengacaranya Ade Dwi Fahruli SH usai menjalani pemeriksaan di Mapolda DIY, Selasa (13/8/2019) || YP/Ist

Yogyapos.com (YOGYA) – Kasus oknum polisi DP (25) yang diduga menganiaya dan menghamili pacarnya OKD (28) warga Trimulyo Sleman, diharapkan bisa secepatnya diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Harapan kami agar kasus ini segera ditindaklajuti, apalagi pelaku merupakan aparat penegak hukum yang seharusnya bisa melindungi tapi malah melakukan tindak pidana,” ujar koordinator tim pengacara terdakwa Moh Novweni SH didampingi anggotanya Ade Dwi Fahruli SH, Susmartono Ariwibowo SH, Prajaka Sindung Jaya SH dan Ricky Novrico SH.

Seperti ramai diberitakan, antara DP dan korban menjalin hubungan asmara. Dari hubunga itu korban hamil. Itu sebabnya beberapa waktu lalu ia minta pertanggung jawaban. Tapi kemudian malah berbuntut cekcok. Pada 29 Juli 2019, terlapor naik pitam dan menganiaya korban hingga mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuhnya. Dua hari setelah menjalani rawat inap di RS Panti Rapih, korban segera mengadu ke Propam dan Direskrimum Polda DIY.

Pasca pengaduan, korban tak lagi tinggal di kostnya. Ia dalam perlindungan tim pengacaranya, tinggal di sebuah tempat yang dirahasiakan.

“Langkah ini kami lakukan demi keamanan,” ujar Novweni.

Ade Dwi Fahruli menambahkan, apa yang dilakukan terlapor melanggar Etik dan KUHP tentang penganiayaan. Sehingga sangat diharapkan kasus ini bisa tuntas diproses hukum demi keadilan.

“Kami tentu berterimakasih karena Polda ternyata responsif. Terbukti klien kami segera dilakukan pemeriksaan untuk BAP,” ujar Ade didampingi Ricky Novrico, usai mendampingi korban menjalani pemeriksaan di Mapolda DIY, Selasa (13/8/2019).

Sebelumnya, pihak Polda DIY melalui Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto kepada rekan media menyatakan akan memproses pengaduan korban. Sedangkan terlapor hingga kini sulit dikonfirmasi. (Dol)

 


share on: