Pempek Merry, Kuliner Berlandaskan Nawaitu dan Tawadhu

share on:
Satu porsi cukup mengenyangkan untuk berbuka puasa || YP/Ist

SETIAP rintisan usaha harus dilandasi nawaitu dan tawadhu. Pedoman inilah yang menjadi pondasi pasangan entrepreneur muda, Juni Bedy dan Maryam. Ditemui di rumahnya, di Joglo Cilik Desa Karangsari Wedomartani Ngemplak Sleman, Kamis (16/5) siang, Juni dan Maryam bercerita jika setiap usaha harus ada nawaitu (niat) yang jelas dan benar. Memegang teguh prinsip-prinsip dasar Islam, serta mempunyai imbas yang positif bagi sesama dan masyarakat sekitar.

“Kami sedang merintis usaha di bidang kuliner. Yakni ‘Pempek Merry’. Sengaja memilih pempek, lantaran istri saya berasal dari Palembang. Tagline kami pun: ‘Aslinya Palembang’. Dia punya resep warisan keluarga. Dia juga lihai memilih dan mengolah bahan baku pempek. Pokoknya untuk hal teknis, istri saya lebih jago. Saya support di ide dan jaringan pemasaran. Berbagi tugas lah pokoknya,” jelas Juni yang punya menu andalan pempek kapal tangker.

Menurut Maryam, bidikan segmen dan target unuk kuliner pempek Palembang di Yogya masih sangat terbuka. Memang ada pemain besar, namun pihaknya enggan bersaing. “Kami memilih ceruk pasar yang middle (menengah). Segmen mahasiswa/pelajar, harga bersahabat, serta menawarkan sejumlah promo,” jelas Maryam yang menjual produknya secara paket dengan system order online.


Berkah usaha bisa untuk menunaikan ibadah umro bagi pasangan muda pebisnis ini || YP/Ist

Varian paket yang dimaksud adalah: Paket A seharga Rp 100.000 (3pcs kapal selam, 4pcs lenjer, 2pcs cheese, 3pcs kulit). Untuk Paket B seharga Rp 75.000 (2pcs kapal selam, 2pcs cheese, 3pcs lenjer, 2pcs kulit). Sedangkan Paket C harganya Rp 50.000 (2pcs kapal selam, 2pcs lenjer, 1pcs cheese). Sedangkan Paket C dibandrol Rp 30.000 (2pcs lenjer, 2pcs kulit, 1pcs cheese).

Juni menambahkan, penjualan secara online juga sebagai parameter bagaimana produk kita di pasaran. “Apakah laku atau tidak. Punya selling point atau tidak. Setiap minggu, saya dan istri mengevaluasi. Alhamdullilah sekarang mulai stabil. Mulai berani ready stock. Dulu hanya menerima pre order,” papar Juni yang juga owner sebuah Event Organizer.


Isian paketnya banyak dengan harga terjangkau.|| YP/Ist

Langkah ke depan, Pempek Merry akan berekspansi di penjualan offline. Yakni membuka outlet siap saji. “Beberapa titik sudah saya bidik untuk membuka outlet. Doakan saja nawaitu dan tawadhu ini terwujud dalam waktu dekat,” pungkas Juni dan Maryam, yang dalam bulan Ramadan menerapkan promo free go send (free delivery). (Fadholy)

 

 


share on: