Parade Bregodo Diikuti 500 Prajurit

share on:
Rombongan Bregodo saat melintas di ruas jalan Alun-alun Selatan || YP/Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - Dinas Pariwisata (Dispar) DIY bersama Keraton Yogyakarta, Jumat (8/11/2019) sore, menggelar Parade Bregodo Keprajuritan, di Alun-alun Selatan Yogyakarta. Sebanyak 10 bregodo Kraton mengikuti acara yang akan menjadi agenda tahunan Dispar DIYnini.

Ke-10 bregodo tersebut yakni: Wirobrojo, Daeng, Patangpuluh, Jogokarya, Prawirotomo, Ketanggung, Mantrijero, Nyutra, Bugis dan Surokarso. Titik kumpul sekitar 500 prajurit ini dimulai dari Pracisono lalu melewati Rotowijayan – Ngasem - Taman Sari – Ngadisuryan dan finish di Alun-alun Selatan (depan Sasana Hinggil).

Acara dibuka oleh musik tradisional garapan Asmaralaras, tari Greget Jogja oleh Sanggar Sekar Putri. Serta Tari Montro. Lantaran berdekatan dengan Hajad Grebeg Maulud yang jatuh pada Minggu 10 November mendatang, kegiatan ini juga menjadi semacam geladi bersih bregodo keprajuritan milik Kraton Yogyakarta.

Sekretaris Dispar DIY, Dra Titik Sulistiyani dalam sambutan singkatnya menuturkan jika keberadaan bregodo (prajurit) milik Kraton adalah aset budaya yang sarat sejarah. “Dengan digelarnya acara ini, kami ingin mengenalkan ke masyarakat luas sosok para bregodo ini. Loyalitas para bregodo ini kepada Kraton tak perlu disangsikan. Kami dari Dispar DIY ingin menjadikan Parade Bregodo ini sebagai anual event yang mampu menggenjot sektor pariwisata dan tentunya mengedukasi bagi publik,” kata Dra Titik yang hadir mewakili Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir GBPH Yudhaningrat yang menceritakan singkat keberadaan bregodo sejak masa kepemimpinan Sultan HB II. “Loyalitas mereka patut menjadi tauladan bagi masyarakat. Dan pihak Kraton telah mempersiapkan regenarasi berjenjang bagi para bregodo. Kalau kita amati memang banyak para prajurit yang sudah sepuh, namun semangat mereka tak pernah padam untuk mengabdi kepada Kraton. Siapa saja boleh bergabung menjadi bregada, tidak ada batasan usia. Baik itu abdi dalem ataupun masyarakat biasa,” tandas Gusti Yudha ditemui Yogyapos.com di belakang panggung. (Dol)

 

 

 

 


share on: