LOLOS KE KURSI DEWAN, DAMBA : Siap Perbaiki Infrastruktur Fisik dan Mental

share on:
Damba Aktivis SH, kalem dan fokus berupaya ujudkan aspirasi rakyat || YP/Fadholy

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul, Damba Aktivis SH cukup bertaji dalam Pileg 2019. Dengan persiapan waktu efektif hanya 4 bulan, serta stok logistik yang tidak melimpah, Damba berhasil meraup 4.150 suara pemilih Dapil Kecamatan Kasihan dan Sedayu. Alhasil, bapak satu anak ini pun dipastikan lolos menduduki kursi DPRD Bantul.  Ini periode kedua Damba lolos di DPRD Bantul. Kendati pada periode sebelumnya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Ditemui yogyapos.com, Rabu (22/5) di kantor DPRD Bantul, Damba terlihat sumringah. Walau guratan kelelahan tubuh dan pikiran masih nampak di wajahnya.

“Ya Alhamdullilah masih dipercaya masyarakat Kasihan dan Sedayu. Maturnuwun sudah mendukung saya. Insya Allah amanah dari konstituen akan saya jaga dan realisasikan. Konstituen juga berhak mengontrol saya,” jelas Damba yang tinggal di desa Nyemengan, Tirtonirmolo Kasihan, Bantul.

Damba menuturkan, menggarap wilayah Kasihan dan Sedayu bukan soal enteng. Mulai dari sosiologis masyarakatnya yang beragam, kepadatan jumlah penduduk, sikap sejumlah masyarakat yang apatis dengan caleg, serta bukan daerah basis PAN.

“Meraih simpati warga di daerah yang bukan basis PAN adalah pekerjaan berat. Mesin partai dan relawan saya harus fight. Blusukan ke setiap RT pun kami genjot. Nggak boleh kendor. Saya juga harus menawarkan terobosan baru ke konstituen yang belum pernah digarap caleg-caleg sebelumnya. Semua keluhan dan saran dari konstituen selalu kami diskusikan bareng,” ujar Sekretaris PAN Bantul ini.

Dari mapping wilayah yang dilakukan tim relawan, rata-rata masyarakat mengeluhkan soal ketimpangan infrastruktur. Gayung pun bersambut. Damba yang duduk di Komisi C DPRD Bantul, memang membawahi soal infrastruktur. Intinya problematika soal infrastruktur sangat dikuasai oleh Damba Aktivis.

“Soal infrastruktur tiap tahunnya pasti ada. Semoga dengan ilmu yang saya punya di Komisi C, saya bisa dan siap menggenjot infrastruktur di Kasihan dan Sedayu. Selain infrastruktur fisik, saya juga akan menggarap infrastruktur sumber daya manusia. Ya, itu soal mental dan karakter. Kendati sulit, namun perlahan saya optimis bisa memperbaiknya,” pungkas suami dari Rahma Sri Wijayanti ini. (Fadholy)

 


share on: