Komplotan Pengedar Ganja Jaringan Medan Digulung Petugas

share on:
Kasatnarkoba Polresta Yogyakarta Kompol Cahyo Wicaksono (tengah) menunjukkan barang bukti ganja || YP/Yan

Yogyapos.com (YOGYA) - Empat orang pelaku peredaran ganja melalui medsos berhasil digulung jajaran Satresnarkoba Polresta Yogyakarta. Mereka adalah HO, FN (26), AM (20), NR (27) dan WL (20) yang punya peran sendiri-sendiri setiap menjalankan aksinya.

“Pelaku HO berperan sebagai pemasok, lalu AM sebagai pengedar dan FN, NR serta WL selaku pemakai,” urai Kasat Narkoba Polresta Yogyakarta Kompol Cahyo Wicaksono yang didampingi Kanit 1 Narkoba AKP Dwi Astuti, Rabu (8/5). Satu diantara pemakai itu dilakukan rehabilitasi.

Para pelaku diamankan dalam waktu dan tempat berbeda pada 2 dan 3 Mei di wilayah Tegalrejo dan Berbah. Dalam penangkapan itu diamankan barang bukti 410,99 gram ganja. Pelaku pemasok dan pengedar ganja ini ternyata anggota jaringan Medan dibawah kendali Jay.

Dwi Astuti menyatakan, HO membeli ganja dari seorang pemasok asal Medan bernama Jay melalui aplikasi media sosial seperti Instagram dan Line. Pasokan ganja itu selanjutnya diitipkan kepada FN yang dijual kepada AM seharga Rp 3 juta. Rencananya ganja ini dikemas menjadi ukuran 200 gram. “HO sudah 3 sampai 4 kali membeli ganja dari Jay,” ujar Dwi Astuti seraya menegaskan bahwa Jay sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Sementara itu Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta Kompol Cahyo Wicaksono menyatakan untuk tersangka Jay disinyalir sudah cukup lama menjadi pemasok utama ganja di wilayah Kota Yogyakarta. Sampai sekarang masih dalam pelacakan.

Keempat tersangka, jelas Cahyo, akan dijerat Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 8 juta,” jelasnya. (Yan/Inu)


share on: