Halal Bi Halal Alumni SMA 17 1 : Nglumpukke Balung Pisah

share on:
Ketua Panitia, Ahmadi bersama panitia inti lain saat membuka acara Halal Bi Halal Alumni SMA 17’1 | YP/Fadholy

Yogyapos.com (SLEMAN) - Alumni SMA 17 1 Yogyakarta lintas angkatan (tahun 1981-1998) menghelat acara Halal Bi Halal Idul Fitri 1440 H, di Dapur Warna, Sinduharjo, Ngaglik Sleman, Minggu (9/6).

Ketua Panitia Syawalan, Ahmadi Dasuki dalam sambutannya mengatakan, acara ini untuk ‘nglumpukke balung pisah’ para alumni SMA 17 1. “Alumni kami tersebar di segala penjuru. Dan ini upaya nglumpukke balung pisah tersebut. Dengan mengusung tema, membangun kebersamaan & kekeluargaan alumni SMA 17 1. Di acara ini tidak ada sekat sosial. Semua membaur mengusung spirit kebersamaan dan kekeluargaan. Kita ingin tumbuh dan berkembang bersama. Ini juga misi besar komunitas alumni kami di bawah bendera The Legend Monnex,” jelas Ahmadi didampingi Fitri Devi, seksi acara.

Menurut Ahmadi, rencana gelaran halal bi halal ini dimulai sebelum bulan puasa. Beberapa kekurangan dikebut dan konsep acara dimatangkan. Lalu membentuk struktur panitia inti. Meeting beberapa kali di sekretariat (Bakmi Pendhopo). “Alhamdullilah respon para alumni sangat bagus. Bahkan yang hadir melebih ekspektasi panitia. Kami haturkan terimakasih banyak bagi para alumni lintas angkatan yang berpartisipasi dalam acara ini. Jika ada yang kurang, panitia mohon maaf,” imbuh Ahmadi.

Dihadiri sekitar 230 alumni yang tersebar di Indonesia. Ada yang datang dari Jakarta, Bandung, Kalimantan, Sumatera, bahkan ada yang terbang dari Belanda serta Malaysia. Acara dihibur dengan musik elekton HD Pro, serta banjir puluhan doorprize barang elektronik.

Fitri Devi menambahkan, misi dari The Legend Monnex selain untuk merekatkan silaturahmi juga fokus di bidang sosial. Seperti bakti sosial dan menyumbang korban bencana alam. “Ketika Bantul diterjang banjir beberapa waktu lalu, kami langsung bergerak. Respon anggota juga sangat cepat. Kami ingin berbagi dengan sesama. Karena kemaslahatan adalah poin penting sebagai mahluk sosial,” tandas Fitri Devi. (Fadholy)

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


share on: