Festival Angon Bocah, Upaya Memperkuat Kearifan Lokal pada Anak-anak

share on:
Keceriaan anak-anak sebelum mengikuti kirab budaya || YP/Agung DP

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kirab ratusan bocah dengan memakai berbagai kostum mengawali pembukaan Festival Angon Bocah yang berlangsung di Lapangan Dusun Jomblang Sendangadi Mlati Sleman, Minggu (6/10/2019). Festival yang mengusung tema Gugus Tugas Desa Ramah Anak ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar, bahkan masyarakat dari luar. Disuguhkan ragam dolanan anak-anak khas Yogya yang sarat dengan nilai-nilai gotong-royong, kesetiakawanan dan kepekaan sosial.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun diantaranya mengatakan, Sleman termasuk kabupaten ‘layak anak-anak’. Pencapaian itu melalui tiga tingkatan. Pratama, Madya dan Nidya. Sedangkan untuk Sleman sudah tiga kali mendapatkannya.  Dan sekarang akan meningkatkan ke tingkat Utama.

Di Indonesia, kata Wabup, baru ada dua kota Solo dan Surabaya, dimana untuk menuju tingkat Utama sangat diharapkan dukungan dari masyarakat. “Belum lama kita kedatangan berbagai media na sional cetak, visual maupun media online mereka membantu memberikan dukungan bahwa unutuk Sleman sudah layak mendapatkan penghargaan sebagai layak anak,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Sleman HY Aji Wulantoro mengungkapkan, istilah angon bocah memiliki makna filosofis, bahwa kita mengarahkan dengan mengawasi tingkah laku bocah agar tidak terbawa arus zaman yang membahayakan. Karena kita tidak bisa melawan arus informasi serta arus deras kebudayaan, sehingga yang perlu dilakukan adalah mempersempit pengaruh arus kebudayaan yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia. “Salah satunya seperti yang dilakukan Kades Sendangadi dengan mengadakan Festival Angon Bocah memperkenalkan budaya kearifan lokal adanan-anak, dan sebagainya,” ujarnya.

Ditempat sama Kades Sendangadi Damanhuri mengingatkan bahwa Festival Angon Bocah merupakan budaya arik untuk anak-anak dan cucu kita untuk bisa lebih berkembang untuk menjadikan anak-anak berpotensi dimana mereka adalah merupakan penerus generasi untuk Indonesia dan khususnya di Sleman."Diadakan Festival Angon Bocah ini diantaranya ata nilai budaya Yogya yang adiluhung dan memupuk kepekaan sosial pada anak, masyarakat dan komunitas disamping mengembangkan mengedepankan seni budaya lokal sebagai respon budaya kekinian,” ungkap Ketua Panitia Festival Angon Bocah pada yogyapos.com seusai memberikan sambutan. (Agung DP)

 

 

 

 


share on: