Di PN Bantul, Pelaku Pengeroyokan Dituntut 14 Bulan

share on:
Kedua terdakwa AD dan AT saat hendak menjalani sidang di PN Bantul || YP/Fadholy
Yogyapos.com (BANTUL) - Jaksa Arif Rahman Irsyadi SH menjerat dua pelaku pengeroyokan, AD (23) dan AT (22) keduanya warga Sewon Bantul dengan pasal 170 KUHP. Keduanya dituntut hukuman masing-masing 14 bulan penjara dalam sidang terbuka di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (10/7).

Dalam tuntutan jaksa disebutkan, perkara ini terjadi pada Sabtu 13 April 2019 pukul 22.30. Saat itu, saksi korban Jefri Budianto menhampiri rumah terdakwa AD bermaksud untuk menukarkan kaos. Dengan nada tinggi, Jefri membentak terdakwa. AD pun terpancing emosinya dan langsung memukul korban. Namun korban berhasil menghindar.

Melihat kejadian tersebut, saksi korban Rizki Setiawan turun dari sepeda motor, dan berusaha melerai kejadian tersebut. Apes, korban Rizki malah justru dipukul AD sebanyak 3 kali mengenai bagian kepala dengan menggunakan keling besi, sembari teriak: “maling...”

Ketika itu terdakwa AT yang sedang berada di rumah AD keluar dengan membawa pedang. Pedang tersebut lalu diayunkan ke arah saksi korban mengenai bagian kepala, telinga dan jidat. 

Saksi korban yang merasa terpojok dengan dibantu oleh saksi Jefri berhasil menyelamatkan diri dan langsung menuju ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Akibat perbuatan yang dilakukan para terdakwa mengakibatkan saksi korban Rizki Setiawan mengalami mengalami luka, dengan visum et repertum dari Rumah Sakit Khusus Bedah Ring Road Selatan Sewon Bantul. (Dol)

 

 

 

 

 
 
 
 


share on: