CLOSING SUMONAR 2019 : Frontman Barasuara Unjuk Kebolehan

share on:
Karya Iga Massardi x Isha Hening dalam closing Sumonar 2019. Insert: Iga Massardi || YP/Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Jika biasanya kita melihat Iga Massardi, frontman yang merangkap vokalis dan gitaris dari band Barasuara unjuk skill dalam bermain nada serta berolah vokal. Namun pada Senin (5/8) malam, dalam rangkaian closing Sumonar 2019 di Titik Nol Kilometer, Iga menunjukkan skill mumpuninya dalam meracik video mapping. Malam itu ia berduet dengan seniman Isha Hening.

Bagi putra dari sastrawan Yudhistira AN Massardi ini, video mapping adalah suatu proses berkesenian sarat kreatifitas yang wajib diapresiasi khalayak luas. “Saya cukup surprise dengan animo masyarakat yang begitu excited dengan helatan ini. Bagi saya video mapping adalah suatu karya yang langsung menyentuh orang yang menyaksikan. Atmosfernya luar biasa. Diikuti beragam seniman multi displin ilmu. Terkesan natural tidak penuh tendensi. Mengapresisai seni secara santai namun khusyuk, ya di Sumonar ini. Saya merasakan langsung,” ujar Iga Massardi yang acapkali memakai batik dalam setiap performnya.

Iga melanjutkan, gerakan kreatif Sumonar ini sangat bagus, sebagai wadah bagi para seniman visual untuk mempresentasikan karya orisinalitasnya kepada publik.

Sementara itu Isha Hening menambahkan, Sumonar adalah ajang yang konstruktif antar seniman visual untuk brainstorming dan bertukar gagasan. “Di ajang ini, para seniman juga bertemu langsung dengan para penikmatnya. Bisa terlibat obrolan yang membangun. Ada interaksi dua arah. Energi ini sangat positif. Untuk Sumonar tahun selanjutnya, saya siap unjuk gigi lagi, dengan karya yang lebih segar,” kata Isha Hening.

Festival Director Sumonar 2019, Ari Wulu dalam closing speechnya menuturkan terimaksih banyak kepada masyarakat yang sangat mengapresisai karya video mapping. Antusiasme dan animonya luar biasa. “Ini akan menjadi acuan dan parameter bagi kami untuk menyuguhkan karya lebih baik lagi kedepannya. Evaluasi pasti ada, dan kami terus bergerak di ranah seni visual yang mengkolaborasikan dengan elemen teknologi ini. Kepada semua pihak yang turut berperan dalam perhelatan ini, kami ucapkan banyak maturnuwun. Tunggu kejutan kami di Sumonar 2020,” pungkas Ari Wulu didampingi Ketua JVMP Raphael Dony.  (Fadholy)

 

 

 

 


share on: