A.TAKRIB TECHNOFEST DUG DEER SALE : Grand Prize Umroh dan Festival Hadroh

share on:
Direktur A.Takrib Rochzi Guntoro saat membuka technical meeting Festival Hadroh || YP/Fadholy

Yogyapos.com (SLEMAN)- A.Takrib kembali menggelar acara expo tahunan di setiap bulan Ramadan bertajuk ‘A.Takrib Technofest Dug Deer Sale 2019’. Acara ini akan berlangsung pada 25 Mei- 2 Juni, di Gedung Mandala Bakti Wanitatama Yogyakarta.

Ditemui yogyapos.com, Selasa (21/5) siang dikantornya, Jalan Kabupaten 97 Sleman, Direktur A.Takrib, Rochzi Guntoro mengatakan, acara rutin ini sudah menginjak usia yang ke-14 tahun. Setiap Ramadan serta jelang Tahun Baru selalu dihelat.

“Sudah menjadi agenda rutin di tempat kami. Bahkan publik selalu menunggu acara ini. Animonya luar biasa. Setiap penyelenggaraannya, kami selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi konsumen. Baik dari sisi promo diskon, grandprize, serta sisipan konten acara,” terang Rochzi Guntoro, didampingi Yudi Prihantana selaku Ketua Panitia Festival Hadroh.

Rochzi Guntoro mengungkapkan, sejumlah program menarik yang dipersembahkan panitia A.Takrib Technofest antara lain: voucher THR total Rp 154.000.000, diskon hingga 54 persen, cicilan 0 persen, doorprize emas tiap hari, serta grandprize 3 motor dan tiket umroh. “Pokoknya kami manjakan konsumen dengan program-program menarik. Ini juga sebagai ujud apresiasi kami kepada publik. Mungkin yang beda dari gelaran sebelumnya, pada Technofest kali ini menghadirkan Festival Hadroh,” ujar Rochzi Guntoro.

Terkait penyelenggaraan Festival Hadroh, Yudi Prihantana selaku Ketua Panitia menjelaskan, ini adalah terobosan baru yang belum pernah dilakukan sebuah showroom elektronik di Indonesia. Gagasan ini sangat fresh. Bahkan kami bisa dibilang pionir. Mengapa kami memilih festival hadroh? Ada beberapa value point.

“Pertama, kami ingin kembali nguri-uri budaya musik Islami, yang mulai tergerus tren. Kedua, kami ingin mengakomodir talenta berbakat dari segala lini usia. Pesertanya umum. Bisa diikuti bapak-bapak, ibu-ibu dan pemuda-pemudi. Namun ada batasan usia minimal 17 tahun. Yang ketiga, festival ini free alias gratis. Peserta tidak dipungut biaya,” ujar Yudi di sela-sela technical meeting bersama 24 kelompok yang berasal dari DIY-Jateng (Magelang & Muntilan).

Menurut Yudi, Festival Hadroh diadakan mulai tanggal 27-31 Mei. Yang terbagi dua sesi. Sesi pertama tanggal 27-29 Mei adalah babak penyisihan. Sedangkan sesi kedua tanggal 31 Mei adalah babak final. 5 kelompok yang menang dibabak penyisihan, kemudian diadu di babak final yang akan memperebutkan Juara 1, Juara 2, Juara 3, The Best Jingle dan The Best Performance.

“Bagi para juara akan diberikan trophy, barang elektronik dan uang pembinaaan. Sedangkan untuk jenis lagu yang wajib dibawakan adalah, lagu bertemakan Ramadan, lagu jingle bertema A.Takrib: Lengkap Barangnya Pasti Murahnya dan lagu bebas. Dengan durasi penampilan tiap kelompok maksimal 15 menit, dan jumlah anggota tiap kelompok maksimal 15 orang,” tandas Yudi didampingi Sekretaris acara, Anas. ADV


share on: