Akhir Pekan, Yogyakarta Bakal Dibanjiri Ribuan Sepeda Onthel

share on:
Towil (tengah) beserta Panitia Raja Kaya saat memberikan keterangan kepada wartawan || YP/Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Gelaran jelajah wisata bertajuk 'Raja Kaya' yang diinisiasi Jogja Republik Onthel (JRO), pada 9-10 November 2019 bakal dihadiiri ribuan pemilik sepeda onthel nusantara maupun onthelis mancanegara.

Dari data panitia, onthelis asal Jerman, Austria dan Malaysia akan ‘menyerbu’ Yogya pada akhir pekan ini. Event yang berpusat di Benteng Vredeburg tersebut dikonsep entertainment, history, tourism, educated dan culture.

Ketua Panitia Raja Kaya, Towil kepada yogyapos.com Kamis (7/11) mengatakan jika event dua tahunan ini mempunyai misi menggairahkan kembali Yogyakarta sebagai ikon kota sepeda. Dari awal pembuatan konsep, JRO ingin membuat acara yang multi impact dengan mendukung lini wisata, seni-budaya. Otomatis akan menggerakkan roda ekonomi komunitas ataupun masyarakat. “Tema yang kami usung adalah Raja Kaya, sarat akan filosofi. Kakek-nenek kita dulu mengajarkan menabung dalam bentuk ternak, untuk kebutuhan di masa mendatang. Dan ini sangat relevan jika dikaitkan dengan sepeda onthel. Semakin tua dan semakin kuno, harga sepeda onthel akan semakin tinggi,” jelas Towil yang juga Presiden Jogja Republik Onthel.

Dalam acara tersebut juga akan mendeklarasikan 7 poin. Yakni: Yogya kota sepeda, bersepada sangat manusiawi, bersepeda menyehatkan dan menambah saudara, bersepeda cerminan seni-budaya, bersepada menyelamatkan bumi, bersepeda membuat kaya, serta bersepeda untuk segala aktivitas.

Konten acara Raja Kaya menghadirkan pameran sepeda tua, sarasehan, pasar onthel, awarding pelestari sepeda onthel, serta parade sepeda jelajah wisata. Rute untuk parade onthel menempuh jarak sekitar 10km. Start dan finish dari Benteng Vredeburg, lalu menuju Kadipaten Pakualaman dan bergerak ke selatan ke Museum Taman Siswa. Kemudian dari perempatan Dongkelan ke timur hingga ke persimpangan Warungboto. Lalu berbelok ke utara menuju Balai Kota Timoho, hingga diteruskan menuju pertigaan Kampus UIN. Kemudian bergerak ke arah barat menuju bunderan UGM. Lalu ke selatan melewati Jl C Simanjuntak, kemudian ke barat arah Tugu Pal Putih. Dan kembali finish ke Benteng Vredeburg. (Dol)

 


share on: