Ada Dahar Kembul Sambel Kecombrang di ‘Pitu Pintu’ Plosokuning

share on:
Febrian, Owner 'Pitu Pintu' yang selalu optimis | YP/Fadholy

MENJAMURNYA warung kuliner berkonsep ‘lawasan’ dengan mengandalkan masakan ndeso di wilayah Sleman, ditangkap jeli oleh owner Pitu Pintu, Febrian. Menurutnya, banyaknya warung serupa itu sangat cocok untuk menjaga iklim kompetisi yang sehat. Namun pihaknya enggan latah begitu saja.

“Saya nggak mau ikut-ikutan. Pitu Pintu harus punya aspek diferensiasi. Mulai dari olahan menu, ragam kekinian, harga kompetitif, tempat nyaman, serta fasilitas yang memadai untuk meeting ataupun rapat kecil,” papar Febrian yang juga punya usaha di Event Organizer.

Awal mula berdirinya Pitu Pintu adalah ketika Febrian acapkali meeting ataupun presentasi dengan sejumlah klien maupun kolega di coffee shop, lounge ataupun resto. “Menentukan titik temu untuk meeting sangat susah. Dari situlah, kami mantap membuka warung kuliner, yang juga bisa dijadikan sebagai working space,” kenang Febrian yang mengambil warga sekitar untuk dijadikan pegawai.


Nasi kembulan, cocok dinikmati bersama relasi maupun kolega | YP/Fadholy

Nana, selaku operasional Pitu Pintu menambahkan, beberapa menu andalan di warungnya sangat digemari pelanggan. Ada Sambal Kecombrang, Cumi Pete, Tahu tempe santan, dan Dahar Kembul. “Sambal Kecombrang adalah olahan masakan yang sangat ikonik di tempat kami. Ini primadonanya. Tidak dijumpai di tempat lain. Pokoknya bikin ketagihan, rawan baper,” terang Nana yang juga menerima pesanan nasi box.

Isian Sambel Kecombrang berupa kembang kecombrang, ayam suwir, daun jeruk, bawang merah, cabe rawit, daun jeruk, batang sere, serta minyak kelapa asli. “Wajib dicoba kalau ke Pitu Pintu. Recommended banget pokoknya,” imbuh Nana yang membuka warungnya dari jam 10.00-22.00.


Menu sambal kecombrang yang ikonik | YP/Fadholy

Selama bulan Ramadan, warung yang berlokasi di Jalan Garuda Plosokuning, Ngaglik, Sleman ini mengahadirkan menu khusus; Dahar Kembul. Seharga Rp 25.000/pax dan Rp 35.000/pax. Isiannya antara lain: ayam, nila, gudangan, lalap, tahu tempe, sambel, kerupuk, buah segar, sayur asem, es teh, es  panas.

Sedangkan untuk minuman khas ada wedang gedang, teh poci gula batu, wedang uwuh dan wedang tape ketan. (Fadholy)

 


share on: