7TH ATTS 2019: Hadirkan Simposium, Expo dan Study Tour

share on:
Gusti Putri bersama organizing committee optimis acara 7th ATTS berjalan lancar YP/Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - Persiapan organizing committee dalam acara 7th Asean Traditioal Textile Symposium (ATTS) 2019, sudah mencapai 85 persen. Event yang digelar pada 4-8 November di Hotel Royal Ambarrukmo ini bakal dihadiri 300 peserta dari dalam dan luar negeri. Dari informasi terupdate, perhelatan ini bakal dibuka oleh Ibu Negara, Hj Iriani Joko Widodo.

Vice Chairman ATTS 2019, GKBRAA Paku Alam X dalam jumpa media, Selasa (29/10) di Puro Pakualaman menjelaskan, concern acara ini adalah untuk pengenalan dan pelestarian kain khas tradisional (wastra) di wilayah Asia Tenggara. “Setiap Negara di Asia Tenggara pasti mempunyai wastra yang sarat akan budaya. Bahkan biasanya memiliki beberapa wastra. Dalam acara ini kami ingin mengenalkan kepada khalayak luas, wastra-wastra tersebut. Dan kita bersama-sama bergerak untuk melestarikan wastra yang memiliki nilai sejarah tersebut. Kami juga menyodorkan sejumlah konten menarik dalam event kali tersebut,” ujar istri Wagub DIY ini.

Wanita yang akrab disapa Gusti Putri ini menyatakan, konten program selain simposium dan expo, ada juga field trip, workshop, fotografi kontes, wastra kompetisi tas dan aksesoris, wastra kompetisi sarung dan scarf, serta fashion on the street yang digawangi designer Lia Mustafa.

“Kami menggandeng sekitar 26 UKM yang bakal menampilkan produk-produk unggulannya. Tidak bisa dipungkiri, keberadaan UKM mampu mengatrol lini ekonomi kreatif dan menumbuhkan aspek kompetisi yang sehat. Hal ini sangat mengedukasi para pelaku UKM untuk selalu menjaga sisi inovatif dan kualitatif,” imbuh Gusti Putri yang merupakan Presiden Traditional Textile Arts Society of South East Asea (TTASSEA).

Deputy Chief Executive I Daniel Haryono menambahkan, untuk jadwal tanggal 4 november itu registrasi peserta, opening seremonial dan malam harinya digelar Welcome Dinner. “Untuk simposium dari tanggal 5 sampai 6 November. Sedangkan untuk field trip (study tour) dari tanggal 7 sampai 8 November. Itinerary study tour tanggal 7 November yakni mengunjungi Makam Raja Imogiri, lalu ke kampung batik Giriloyo Imogiri dan galeri batik Afif Syakur. Sedangkan schedule study tour tanggal 8 November yaitu visit ke Candi Borobudur, Museum Ulen Sentalu, workshop indigo coloring, dan mengunjungi Dowa Bag untuk melihat proses pengerjaan tas rajut yang telah mendunia,” tandas Daniel didampingi Niken Rahmad selaku divisi publikasi dan dokumentasi, serta Nita Azhar juri kompetisi selendang wastra. (Dol)

 

 

 

 


share on: