25 TAHUN DAGADU DJOKDJA : Luncurkan Buku Tentang Desain, Gagasan, Daya Ungkap

share on:
Dirut Dagadu, Tim Kreatif dan audiens foto bareng usau acara || YP/Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - PT Aseli Dagadu Djokdja meluncurkan buku '25 Tahun Dagadu Djokdja: Desain, Gagasan, Daya Ungkap', di Yogyatoriumm Jalan Gedongkuning Selatan 128 Yogya, Senin (20/5). Acara peluncuran buku yang roses pengerjaannya memakan waktu selama satu tahun ini dihadiri jajaran direktur dan tim kreatif Dagadu, tim penulis buku, penggiat sosial, pelaku kreatif, serta budayawan.

Dagadu sengaja menunjuk penulis muda, milenial yang paham betul dengan kondisi kekinian Yogya. Yakni: Sita Magfira, Iwan Pribadi, Wok the Rock, Lisistrata dan Budi Darma. Menurut kelima penulis tersebut, mengemban amanah kreatif dari Dagadu bukan perkara mudah. Ada pergulatan batin dan ide yang berkelindan di ranah tersebut.

Dirut Dagadu Djojkda, A.Noor Arief dalam sambutannya menjelaskan, pokok bahasan dari judul buku tersebut: Desain, Gagasan, Daya Ungkap lantaran sektor yang sangat relevan dengan kondisi Dagadu sekarang. Judul tersebut juga buah pemikiran bareng dari tim internal Dagadu dengan tim penulis buku. “Kami memberi kebebasan perspektif dari sudut pandang para penulis. Ini sebagai upaya kontrol sosial kami dan parameter kreatif di tlatah Yogyakarta,” imbuhnya.

A.Noor Arief melanjutkan, lelaku kreatif yang dijalani Dagadu sudah menginjak seperempat abad. Up and down pasti dirasakan. Tren kreatif pasti berubah di setiap zaman. “Kami harus menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Yang jelas, marwah dari Dagadu sebagai ikon produk kreatif lokal harus tetap dirawat. Ide segar dan inovasi wajib digelindingkan. Semoga di usia 25 tahun ini, kami semakin matang dalam segala hal,” jelas A.Noor Arief didampingi Marsudi, Manajer Kreatif Dagadu.

Budayawan Djaduk Ferianto yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan, Dagadu adalah ikon. Simbol. “Ini harus dijaga dan dirawat bersama. Desain dan gagasan liarnya harus tetap tumbuh. Dagadu itu Jogja banget. Dagadu itu aseli. Dan Dagadu itu plesetan. Unsur-unsur ini yang tidak dimiliki brand produk lokal lain. Mari kita ngrumat Dagadu bareng-bareng,” pungkas Djaduk. (Fadholy)


share on: